Atasi Anemia Cukup dengan Sakatonik Liver

Singkatnya, anemia adalah keadaan di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Masalah kesehatan ini seringkali dialami oleh kaum wanita. Anemia yang dialami seseorang dapat terjadi secara sporadis atau akut, dengan tingkat keparahan yang bisa ringan sampai berat. Untuk anemia yang belum akut, kamu dapat mengatasinya dengan mengonsumsi suplemen vitamin seperti Sakatonik Liver untuk memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral akibat kekurangan zat besi. 

Sakatonik Liver sederhananya merupakan suplemen yang berfungsi sebagai penambah darah. Sakatonik Liver bisa dibeli dalam bentuk sirup dan kapsul, tinggal menyesuaikan kebutuhanmu. Selain menambah darah, Sakatonik Liver juga bermanfaat meningkatkan nafsu makan, menguatkan tubuh, serta dapat digunakan untuk melancarkan darah pada saat menstruasi dan kehamilan.

Produk ini mengandung vitamin B kompleks, termasuk Vitamin B1, Vitamin B12, Vitamin B6. Tak hanya itu, Sakatonik Liver juga mengandung Vitamin C, Nikotinamid, Ca-pantotenat, Na-hipoposfat, Mn-Sulfat, dan Ferro-Sulfat. Suplemen vitamin dan mineral, seperti Sakatonik Liver ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat tersebut saat asupan dari makanan saja tidak cukup, atau ketika mengalami anemia, sedang hamil, atau sedang menstruasi. Selain itu, kandungan tersebut membuat suplemen ini sangat cocok untuk menangkal dan mengatasi anemia.

Sakatonik Liver dikemas dalam bentuk kaplet dan sirop kemasan 100 ml dan 310 ml. Gunakan Sakatonik Liver sesuai aturan pakai yang tertera di kemasan obat atau anjuran dokter. Jangan menambah dosis Sakatonik Liver tanpa petunjuk dari dokter. Untuk dewasa 1- 2 kali sehari sedangkan anak- anak cukup 1 kali sehari. Sakatonik Liver dapat dikonsumsi sebelum makan.

Jika timbul gangguan pencernaan setelah meminum Sakatonik Liver dalam keadaan perut kosong, minumlah suplemen ini sesudah makan. Setelah meminum Sakatonik Liver sirop ataupun kaplet, minumlah air putih sebanyak 1 gelas. Sakatonik Liver kaplet harus ditelan sekaligus, jangan dihancurkan atau dikunyah terlebih dahulu.

Sebelum mengonsumsi suplemen ini ada baiknya kamu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter agar tidak menimbulkan efek samping setelah penggunaan. Berikut hal- hal yang harus kamu perhatikan:

  • Saat memiliki riwayat alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Sakatonik Liver, penting untuk menghubungi dokter terlebih dahulu .
  • Saat kamu memiliki kelainan metabolisme zat besi, seperti hemokromatosis, perlu juga berkonsultasi sebelum mengonsumsinya.
  • Penderita penyakit diabetes, penyakit liver, dan colitis, sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen ini.
  • Saat sedang mengonsumsi obat, suplemen, dan bahan herbal lain, sebaiknya berhati-hati.
  • Bahan-bahan yang terkandung di dalam Sakatonik Liver dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Perhatikan hal ini jika ingin periksa di lab.
  • Segera hubungi dokter jika merasakan sesuatu yang aneh setelah mengonsumsi suplemen ini. 

Perlu juga diketahui bahwa selain dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anemia dengan kekurangan zat besi pun dapat dicegah dengan beberapa cara berikut:

  • Makanan kaya zat besi dan asam folat, seperti daging, sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau gelap, roti, dan buah-buahan
  • Makanan kaya vitamin B12, seperti susu dan produk turunannya, serta makanan berbahan dasar kacang kedelai, seperti tempe dan tahu.
  • Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya jeruk, melon, tomat, dan stroberi.
  • Berolahraga secara rutin untuk memproduksi sel darah merah pada tubuh.

Mencukupi dan mengisi ulang asupan zat besi pada dasarnya merupakan cara paling utama untuk mengobati anemia. Dengan mengonsumsi suplemen vitamin seperti Sakatonik Liver, kebutuhan akan zat-zat yang dibutuhkan dapat terpenuhi. Selain itu, mengonsumsi suplemen ini juga dapat membuat imun tubuh kamu lebih kuat sehingga terhindar dari berbagai penyakit. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *