Tagged: suplemen

Kenali Gejala Anemia, Tangani dengan Suprabion

Anda mungkin akan tidak percaya bahwa salah satu masalah kesehatan yang paling banyak menyerang populasi di dunia adalah anemia. Setidaknya, kondisi kesehatan di mana produksi sel darah merah yang beredar dalam tubuh terbilang kurang ini diidap ole hampir 30 persen penduduk dunia. Anak-anak di bawah usia 2 tahun, perempuan, serta orang tua di atas 65 tahun lebih rentan mengalami masalah kesehatan yang satu ini. 

Kebanyakan penyebab anemia adalah kekurangan asupan vitamin B12 dalam tubuh. Karena itu, pengonsumsian suplemen Suprabion yang kaya B12 bisa sangat membantu mencegah maupun mengatasi anemia. Pertanyaannya sekarang, apakah Anda termasuk dalam kategori penderita anemia? Banyak orang yang merasa baik-baik saja dan merasa tidak mengalami anemia, justrunya mengidap masalah kesehatan ini. 

Jika dibiarkan dan tidak ditangani, anemia bisa membuat berbagai kegiatan Anda terganggu. Pembiaran akan kondisi ini juga dapat membuat gejala semakin parah dan berimbas pada risiko penyakit lainnya. Karena itu, penting mengenali gejala anemia yang bukan hanya ditandai oleh bagian bawah dalam mata yang memucat. Gejala-gejala lain dari anemia seperti anemia di bawah ini bisa saja Anda alami, namun dibiarkan selama ini.

Kulit Pucat 

Bukan hanya bagian bawah dalam mata yang terlihat pucat pada penderita anemia. Secara keseluruhan, kurangnya peredaran sel darah merah dalam tubuh bisa membuat kulit seseorang menjadi pucat. Bahkan jika sudah tahap cukup parah, kulit penderita akan tampak kekuning-kuningan. 

Mudah Lelah 

Merasa lelah itu sebenarnya merupakan hal yag wajar. Namun, menjadi tidak lumrah apabila Anda mudah sekali merasa lelah, misalnya hanya dengan menaiki tangga rumah ataupun melewati tanjakan yang tidak terlalu curam. Cobalah mengonsumsi Suprabion karena bisa jadi kondisi mudah lelah yang sering Anda keluhkan adalah tanda-tanda anemia. 

Sering Merasa Lemas 

Penderita anemia juga akan merasa lemas. Di mana ia akan merasa sulit untuk bangun tidur ataupun merasa tidak bertenaga. Sebenarnya, banyak hal yang bisa membuat seseorang merasa lemas. Untuk mengeceknya secara lebih spesifik, cobalah segera makan ketika merasa lemas. Apabila kondisi tidak membaik, Anda mesti coba alternatif penanganan lain karena bisa jadi Anda merupakan penderita anemia. 

Telapak Dingin 

Penderita anemia bisa dilihat dari kondisi telapak tangan maupun kakinya. Rata-rata orang yang kekurangan produksi sel darah merah akan mudah melepas panas sehingga menyebabkan telapak tangan maupun kakinya dingin. Pelepasan panas yang mudah ini juga cenderung membuat penderita anemia merasa kedinginan. 

Pusing 

Anda sering mengeluh pusing, namun setelah memeriksa ke dokter sebenarnya tidak ada masalah dengan kepala Anda ataupun tidak ada indikasi infeksi? Anda bisa mencoba untuk mengonsumsi Suprabion yang merupakan suplemen berisi B12. Jika gejala pusing Anda menjadi berkurang dan menjadi jarang maka bisa dipastikan pusing yang selama ini Anda alami adalah gejala anemia. 

Nyeri 

Gejala dari anemia bukan hanya kulit yang pucat. Sering merasa nyeri di bagian sendi, perut, sampai ke dada juga merukan tanda-tanda dari kurangnya produksi sel darah merah dalam tubuh. Cobalah untuk mengonsumsi berbagai makanan yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah, seperti hati, daging, ataupun bayam. Anda juga bisa membantu meringankan gejala nyeri tersebut dengan mengonsumsi suplemen seperti Suprabion. 

Napas Pendek 

Napas pendek-pendek yang dirasakan oleh penderita anemia menandakan seberapa cepat capeknya ia terkait suatu kegiatan. Biasanya, napas pendek akan terasa setelah Anda berjalan ataupun melakukan aktivitas fisik lainnya. Jika terus diabaikan, dalam kondisi tertentu penderita anemia bahkan bisa merasakan sesak napas. 

Jika sering mengalami gejala anemia di atas, Suprabion dapat menjadi solusi sementara untuk mengatasinya. Namun harus diingat, penyebab anemia bukan hanya kekurangan vitamin B12. Karena itu jika kondisi tidak kunjung membaik, segera berkonsultasilah ke dokter untuk mendapat perawatan yang lebih tepat. 

Atasi Anemia Cukup dengan Sakatonik Liver

Singkatnya, anemia adalah keadaan di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Masalah kesehatan ini seringkali dialami oleh kaum wanita. Anemia yang dialami seseorang dapat terjadi secara sporadis atau akut, dengan tingkat keparahan yang bisa ringan sampai berat. Untuk anemia yang belum akut, kamu dapat mengatasinya dengan mengonsumsi suplemen vitamin seperti Sakatonik Liver untuk memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral akibat kekurangan zat besi. 

Sakatonik Liver sederhananya merupakan suplemen yang berfungsi sebagai penambah darah. Sakatonik Liver bisa dibeli dalam bentuk sirup dan kapsul, tinggal menyesuaikan kebutuhanmu. Selain menambah darah, Sakatonik Liver juga bermanfaat meningkatkan nafsu makan, menguatkan tubuh, serta dapat digunakan untuk melancarkan darah pada saat menstruasi dan kehamilan.

Produk ini mengandung vitamin B kompleks, termasuk Vitamin B1, Vitamin B12, Vitamin B6. Tak hanya itu, Sakatonik Liver juga mengandung Vitamin C, Nikotinamid, Ca-pantotenat, Na-hipoposfat, Mn-Sulfat, dan Ferro-Sulfat. Suplemen vitamin dan mineral, seperti Sakatonik Liver ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat tersebut saat asupan dari makanan saja tidak cukup, atau ketika mengalami anemia, sedang hamil, atau sedang menstruasi. Selain itu, kandungan tersebut membuat suplemen ini sangat cocok untuk menangkal dan mengatasi anemia.

Sakatonik Liver dikemas dalam bentuk kaplet dan sirop kemasan 100 ml dan 310 ml. Gunakan Sakatonik Liver sesuai aturan pakai yang tertera di kemasan obat atau anjuran dokter. Jangan menambah dosis Sakatonik Liver tanpa petunjuk dari dokter. Untuk dewasa 1- 2 kali sehari sedangkan anak- anak cukup 1 kali sehari. Sakatonik Liver dapat dikonsumsi sebelum makan.

Jika timbul gangguan pencernaan setelah meminum Sakatonik Liver dalam keadaan perut kosong, minumlah suplemen ini sesudah makan. Setelah meminum Sakatonik Liver sirop ataupun kaplet, minumlah air putih sebanyak 1 gelas. Sakatonik Liver kaplet harus ditelan sekaligus, jangan dihancurkan atau dikunyah terlebih dahulu.

Sebelum mengonsumsi suplemen ini ada baiknya kamu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter agar tidak menimbulkan efek samping setelah penggunaan. Berikut hal- hal yang harus kamu perhatikan:

  • Saat memiliki riwayat alergi terhadap kandungan yang ada di dalam Sakatonik Liver, penting untuk menghubungi dokter terlebih dahulu .
  • Saat kamu memiliki kelainan metabolisme zat besi, seperti hemokromatosis, perlu juga berkonsultasi sebelum mengonsumsinya.
  • Penderita penyakit diabetes, penyakit liver, dan colitis, sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen ini.
  • Saat sedang mengonsumsi obat, suplemen, dan bahan herbal lain, sebaiknya berhati-hati.
  • Bahan-bahan yang terkandung di dalam Sakatonik Liver dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Perhatikan hal ini jika ingin periksa di lab.
  • Segera hubungi dokter jika merasakan sesuatu yang aneh setelah mengonsumsi suplemen ini. 

Perlu juga diketahui bahwa selain dengan mengonsumsi suplemen zat besi, anemia dengan kekurangan zat besi pun dapat dicegah dengan beberapa cara berikut:

  • Makanan kaya zat besi dan asam folat, seperti daging, sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau gelap, roti, dan buah-buahan
  • Makanan kaya vitamin B12, seperti susu dan produk turunannya, serta makanan berbahan dasar kacang kedelai, seperti tempe dan tahu.
  • Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya jeruk, melon, tomat, dan stroberi.
  • Berolahraga secara rutin untuk memproduksi sel darah merah pada tubuh.

Mencukupi dan mengisi ulang asupan zat besi pada dasarnya merupakan cara paling utama untuk mengobati anemia. Dengan mengonsumsi suplemen vitamin seperti Sakatonik Liver, kebutuhan akan zat-zat yang dibutuhkan dapat terpenuhi. Selain itu, mengonsumsi suplemen ini juga dapat membuat imun tubuh kamu lebih kuat sehingga terhindar dari berbagai penyakit.