Temui Gejala Diabetes, Cari Alat Tes Gula Darah

Langkah awal untuk mengecek apakah diri Anda mengidap diabetes atau tidak adalah rutin melakukan pemeriksaan kadar glukosa memakai alat tes gula darah dari rumah. Jika hasilnya menunjukkan angka yang melewati batas normal, pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan di laboratorium juga dokter spesialis. 

Sayangnya, banyak orang enggan melakukan pengecekan kadar glukosa memakai alat tes gula darah. Akhirnya banyak cerita, seseorang terdiagnosa diabetes ketika sudah parah dan menimbulkan komplikasi terkait berbagai organ tubuh lainnya, seperti jantung maupun saraf. Menjadi sangat penting untuk memahami gejala-gejala awal diabetes untuk menjadi motivasi melakukan pemeriksaan kadar glukosa secara lebih konsisten. 

Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang biasanya dirasakan oleh penderita diabetes pada tahap awal. Sebagian terlihat seperti kondisi masalah kesehatan biasa akibat terlalu banyak beraktivitas. Namun jika terus berulang, tidak ada salahnya segera melakukan pengecekan kadar glukosa untuk antisipasi. 

Kelelahan yang Terus-menerus

Penderita diabetes biasanya akan mudah lelah. Ini dikarenakan tubuh tidak mampu mengambil glukosa untuk dijadikan energi sebab tidak cukupnya insulin. Banyak orang meremehkan gejala ini. Namun, jika Anda terus-menerus mengalami kelelahan yang tidak beralasan, tidak ada salahnya mengambil alat tes gula darah dan melakukan pengecekan mandiri untuk memastikan kondisi kesehatan Anda, bukan? 

Mudah Lapar 

Kondisi mudah lapar yang dialami penderita diabetes masih berhubungan dengan tidak mampunya tubuh memproduksi insulin secara cukup sehingga penyerapan glukosa untuk menjadi energi terhambat. Alhasil, Anda akan mudah merasa lapar karena tubuh tidak mendapat energi yang seharusnya dibutuhkan. 

Gampang Haus 

Selain gampang lapar, penderita diabetes juga akan lebih mudah haus. Ini berkaitan dengan fungsi ketidakmampuan tubuh untuk menahan cairan saat melewati ginjal. Kondisi gampang haus ini tidak berkaitan dengan cuaca ataupun aktivitas berat. Anda yang memiliki kadar glukosa darah yang tinggi akan mudah merasa haus kapan saja. Ketika Anda memilih minum untuk melegakan kerongkongan, rasanya pun tidak pernah puas. 

Buang Air Kecil Lebih Sering 

Rata-rata orang buang air kecil antara empat dan tujuh kali dalam 24 jam. Khusus penderita diabetes, aktivitas buang air kecil bisa lebih banyak. Ini berkaitan dengan kondisi Anda yang gampang haus. Ditambah lagi, penyerapan cairan di ginjal tidak optimal sehingga urine akan lebih banyak keluar. 

Luka Sulit Sembuh 

Ini merupakan gejala diabetes yang sudah mulai disadari banyak orang. Ketika mengecek memakai alat tes gula darah, orang-orang yang memiliki luka yang sulit sembuh cenderung memiliki kadar glukosa darah yang tinggi. Sayangnya, ketika Anda mengeluhkan luka yang sulit sembuh, biasanya kenaikan kadar gula darah sudah cukup parah. Sulit sembuhnya luka pada penderita diabetes sendiri disebabkan oleh aliran darah yang tidak maksimal dan menyebabkan kerusakan saraf yang membuat tubuh Anda sulit menyembuhkan luka

Kesemutan 

Jangan remehkan apabila Anda sering mengalami kesemutan atau mati rasa di anggota gerak. Bisa jadi itu merupakan gejala penyakit yang serius. Kesemutan yang menjadi gejala diabetes biasanya terjadi di area kaki, mulai dari telapak kaki sampai betis. Kondisi kesemutan menandakan adanya kerusakan saraf yang mulai terjadi akibat pengentalan darah yang menghambat aliran darah akibat tingginya kadar glukosa. 

Gatal-gatal pada Kulit 

Kondisi kulit gatal-gatal bisa dipicu banyak hal. Salah satunya karena tingginya kadar gula darah pada tubuh Anda. Gatal-gatal pada penderita diabetes biasanya menandakan kulit yang kekeringan akibat tubuh terlalu banyak mengeluarkan cairan lewat urine. 

Penurunan Berat Badan 

Jangan senang dahulu apabila Anda mengalami penurunan badan yang cukup signifikan tanpa alasan. Penurunan berat badan tanpa alasan selalu berkaitan dengan penyakit kronis, baik fisik maupun mental. Kondisi diabetes pada seseorang pun bisa menimbulkan gejala penurunan berat badan yang sulit dikendalikan. 

Penglihatan Kabur 

Kadar cairan dalam tubuh Anda dapat berubah total karena kondisi kadar gula darah yang tinggi. Ini berpengaruh pada lensa mata Anda yang membengkak. Pembengkakan pada lensa mata pada akhirnya membuat Anda sulit melihat secara fokus dan penglihatan menjadi kabur. 

Sebagai upaya jaga-jaga, tidak ada salahnya menyimpan alat tes gula darah di rumah. Pastikan rutin mengecek kadar gula darah Anda supaya jika memang mulai ada peningkatan kadar gula darah yang kurang terkendali, penanganan secara tepat dan cepat bisa segera dilakukan untuk mencegah dan meminimalkan risiko komplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *